Translate

Sabtu, 21 Oktober 2017

Info Kesehatan - Cara Mudah Sukses Diet

Sudikah kita untuk Tau?

Cara Mudah Sukses Diet

Seringkali menjadi cara yang dipilih kebanyakan orang untuk menurunkan berat badan dan mendapatkan bentuk tubuh ideal. Namun sayangnya, cara ini tak selalu berhasil.
Sebenarnya, ada kiat-kiat yang dapat dilakukan agar diet menjadi efektif dan memberikan hasil seperti yang diharapkan, seperti dikutip dari laman Step to Health, Sabtu (14/10/2017).

1.        Kunyah makanan perlahan
Ternyata, peringatan jangan makan terburu-buru memang benar. Selain menghindari tersedak, mengunyah makanan dengan perlahan juga membantu perut lebih kenyang dan menimbulkan rasa puas sehingga Anda tidak cepat lapar.

Selain itu, otak membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk melepaskan sinyal bahwa Anda kenyang. Jika Anda makan lebih cepat, itu berarti Anda akan mengkonsumsi lebih banyak makanan dalam waktu yang lebih singkat.

Usahakan memberi tubuh tambahan waktu 10 menit setiap kali menyantap makanan. Penting untuk makan tanpa melakukan hal lain sehingga Anda berkonsentrasi pada makanan dan mencegah keinginan untuk mengkonsumsi makanan lain.

2.        Jangan berbelanja saat merasa lapar
Hal buruk yang bisa menggagalkan diet Anda adalah berbelanja saat merasa lapar. Anda tidak hanya akan terpancing untuk membeli barang yang tidak dibutuhkan, namun Anda juga akan tergoda untuk membeli makanan yang dijual di pusat perbelanjaan. Hal ini akan membuat Anda makan lebih banyak dibandingkan porsi yang seharusnya.

Untuk menghindarinya, buatlah daftar belanja dan jangan lupa makan sebelum pergi berbelanja. Ini akan membuat Anda lebih rileks dan tidak mudah tergoda.


Apa triks dan tips agar diet kita sukses?

Temukan jawabannya hanya di Klub Nyai Tante.



Jumat, 20 Oktober 2017

Info Kesehatan - Langkah-langkah Diet yang Sehat

Sudikah kita untuk Tau?

Langkah-langkah Diet yang Sehat 

Pada dasarnya diet yang sehat adalah tentang mengelola pola makan, termasuk memilih jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi. Diet yang sehat adalah ketika semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh bisa terpenuhi.

Beberapa langkah sederhana yang dapat menjadi panduan:

1.        Tentukan target yang sehat tiap minggu.
Target-target kecil dan sederhana bernilai penting sebagai langkah menuju perubahan gaya hidup secara berkelanjutan. Selain itu, menetapkan target realistis secara rutin dan berhasil memenuhinya akan membuat Anda merasa positif. Misalnya, jika Anda suka mengonsumsi gorengan tiap hari, targetkan untuk tidak mengonsumsinya dalam waktu seminggu. Sebagai gantinya, konsumsilah selingan sehat seperti buah kering.

2.        Aktif bergerak.
Sebagai langkah awal, Anda tidak perlu berolahraga secara rutin untuk tetap merasa bugar. Lakukan suatu hal yang Anda sukai agar aktivitas tersebut dapat dilakukan berulang-ulang seperti bermain futsal bersama rekan kerja atau bersepeda bersama keluarga. Menjadwalkan olah tubuh di pagi hari sebelum mulai beraktivitas merupakan cara terbaik bagi Anda yang merasa kesulitan untuk meluangkan waktu juga. Usahakan untuk berolahraga setidaknya 2-3 jam per minggu.

3.        Kurangi makanan kemasan.
Batasi konsumsi makanan dalam kemasan, makanan siap saji, dan makanan yang digoreng. Kelompok makanan jenis ini banyak mengandung kalori, bahan pengawet, dan garam.

4.        Pilih makanan yang diolah dengan cara tertentu.
Lebih baik mengonsumsi makanan yang diproses dengan cara dikukus atau direbus dibandingkan yang digoreng di dalam minyak panas. Makanan yang dikukus atau direbus dalam waktu yang tidak terlalu lama memiliki kandungan nutrisi yang lebih lengkap dibandingkan makanan yang digoreng. Sementara itu, makanan yang digoreng mengandung kalori dan lemak jenuh yang tinggi.

5.        Atur ulang isi piring Anda.
Penuhi sepertiga bahan makanan di piring dengan daging tanpa lemak, ikan, atau daging unggas. Cobalah untuk memperbanyak porsi buah-buahan, sayur-sayuran, dan kacang-kacangan. Pilihlah jenis sumber karbohidrat yang sehat seperti beras merah atau kentang. Makan buah yang tidak terlalu manis seperti apeltomat dan Alpukat.

6.        Memulai dan melanjutkan kebiasaan-kebiasaan baik.
Kebiasaan-kebiasaan sederhana berikut dapat membawa manfaat besar jika dilakukan secara konsisten dan dalam jangka panjang:
ü  Mengonsumsi air mineral dengan cukup dan teratur.
ü  Jangan melewatkan makanan utama.
ü  Perbanyak konsumsi sayur agar Anda merasa kenyang lebih lama.
ü  Hindari membeli atau menyimpan makanan ringan berkalori tinggi di rumah.
ü  Disiplinkan waktu olahraga Anda.
ü  Makanlah dengan tenang sambil duduk di meja makan dan bukan sambil bekerja.


Bagaimana menjaga kebugaran tubuh selama diet?


Temukan jawabannya hanya di Klub Nyai Tante.

Kamis, 19 Oktober 2017

Info Kesehatan - Kesalahan yang Umum Dilakukan Saat Diet

Sudikah kita untuk Tau?

Kesalahan yang Umum Dilakukan Saat Diet

Umumnya kita yang sedang menjalankan program diet menginginkan berat badan turun dengan sempurna. Namun dalam proses menurunkan berat badan tersebut terkadang kita melakukan langkah-langkah yang  tidak tepat. Berikut ini adalah beberapa kebiasaan yang umum dilakukan dalam diet cepat yang justru dapat merugikan kesehatan Anda :

·           Melewatkan makanan utama
Penelitian membuktikan bahwa orang yang teratur makan pagi, siang, dan malam lebih dapat menjaga berat badan ideal. Sarapan yang mengandung cukup serat dan protein dapat membuat Anda tetap merasa kenyang hingga tiba waktu makan siang. Namun melewatkan makanan utama membuat Anda cenderung mengonsumsi banyak makanan ringan di sela-sela waktu makan utama.

·           Menyepelekan kandungan makanan ringan
Pernahkah Anda memperhatikan kira-kira berapa banyak kalori yang terkandung dalam dua potong gorengan, sekantong kripik kentang, dan sepotong kue? Jumlah totalnya bisa melebihi kalori yang seharusnya Anda konsumsi. Memeriksa label nutrisi pada kemasan makanan dapat membantu Anda memperkirakan jumlah kalori yang dikonsumsi.

·           Sama sekali tidak mengonsumsi makanan ringan
Menyantap makanan ringan yang berkalori tinggi memang berisiko membuat diet gagal. Namun ternyata jika makanan ringan itu jenis yang sehat dan berkalori rendah justru membuat orang jauh dari rasa lapar dan lebih mampu menjaga berat badan ideal. Makanan ringan kaya protein seperti kacang almond dapat menjaga metabolisme tubuh tetap bekerja maksimal.

·           Meminum minuman yang terlalu banyak kalori
Orang yang melakukan diet cepat cenderung menghindari konsumsi makanan berkalori tinggi. Sebagai gantinya, mereka mengonsumsi lebih banyak minuman manis. Padahal jumlah kalori dalam minuman tertentu seperti kopi dengan krim dan minuman soda sebenarnya tidak kalah banyak dibandingkan makanan. Selain itu, minuman-minuman ini justru akan membuat perut merasa lapar sehingga pada akhirnya Anda perlu makan lebih banyak.

·           Kurang mengonsumsi air mineral
Sebagian orang mengira bahwa konsumsi air mineral membuat tubuh menjadi gemuk. Padahal air mineral merupakan unsur terpenting dalam pembakaran kalori. Konsumsi minimal delapan gelas per hari justru akan meningkatkan laju metabolisme.

·           Menimbang badan tiap hari
Jika berat tubuh Anda turun dalam hitungan hari, maka kemungkinan besar yang turun adalah kadar air dalam tubuh. Tetapi bukan lemak. Daripada tiap hari menakar berat badan, cobalah untuk lebih memfokuskan diri pada tujuan jangka panjang seperti target menghilangkan setengah kilogram dalam waktu 1-2 pekan.

·           Menetapkan target yang tidak realistis
Selain membuat frustasi karena keinginan tidak tercapai, menargetkan untuk menurunkan berat badan hingga 5 kilogram seminggu dapat membuat Anda berniat melakukan segala cara, termasuk cara tidak sehat untuk mencapainya.  Stres karena target yang tidak tercapai justru dapat memicu Anda untuk makan lebih banyak lagi.


Bagaimana menerapkan pola diet yang sehat?


Temukan jawabannya hanya di Klub Nyai Tante.

Rabu, 18 Oktober 2017

Info Kesehatan - Resiko Diet Cepat

Sudikah kita untuk Tau?

Resiko Diet Cepat.

Jika Anda ingin mengurangi berat badan, setengah hingga satu kilogram per minggu adalah bobot sehat yang direkomendasikan untuk dihilangkan.

Perubahan pola makan secara mendadak untuk menurunkan berat badan secara cepat berisiko membuat Anda mengalami gangguan kesehatan. Usaha keras yang tidak sehat ini juga tidak memungkinkan perubahan gaya hidup berkelanjutan yang bertujuan untuk menjaga kestabilan berat badan ideal dalam jangka panjang.

Setengah hingga satu kilogram per minggu adalah jumlah penurunan berat badan yang direkomendasikan. Setengah kilogram lemak mengandung sekitar 3.500 kalori. Maka untuk mengurangi setengah kilogram per minggu, Anda perlu membakar setidaknya 3.500 kalori per
minggu atau 500 kalori per hari.

Risiko Diet Cepat
Penurunan berat badan secara cepat cenderung tidak akan bertahan lama. Selain itu, orang yang menghilangkan berat badan dengan cepat akan berisiko mengalami masalah kesehatan:

1.        Tubuh lemas dan mudah lelah
Umumnya, orang yang ingin menurunkan berat badan dengan cepat akan makan dalam porsi yang lebih sedikit atau bahkan memaksakan diri untuk tidak makan. Kondisi ini membuat tubuh kekurangan kalori sehingga mudah lemas dan lelah. Produktivitas orang tersebut pun akan menurun.

2.        Kurang nutrisi
Tubuh memerlukan karbohidrat, vitamin, mineral, lemak, dan protein dalam jumlah yang ideal agar dapat berfungsi dengan baik. Namun ketika ingin berat badan segera turun, Anda akan cenderung mengurangi atau bahkan menghilangkan beberapa nutrisi seperti karbohidrat dan lemak. Padahal tubuh Anda membutuhkan semua unsur agar tubuh tetap sehat dan tidak rentan terkena penyakit.

3.        Berat badan cepat naik kembali
Diet yang cepat tidak memberi kesempatan untuk melatih tubuh membakar kalori dalam jumlah banyak. Padahal untuk mencapai hasil yang dapat bertahan lama, diperlukan perubahan gaya hidup secara bertahap dan menyeluruh, mulai dari olahraga hingga pengaturan pola makan. Diet cepat membuat makanan yang Anda konsumsi tidak terbakar secara maksimal sehingga berat tubuh kembali naik.

4.        Rusaknya jaringan otot
Diet yang dilakukan dengan ekstrem dan cepat tidak membakar lemak, melainkan membakar otot-otot tubuh sehingga jaringan otot menjadi rusak.

5.        Gangguan tubuh lain
Beberapa penyakit yang dapat menyerang karena efek samping diet cepat, antara lain sakit kepala, konstipasirambut rontok, dan menstruasi yang tidak teratur.

6.        Penyakit serius yang mungkin terjadi
Diet cepat yang dilakukan secara terus-menerus dapat berisiko mendatangkan penyakit serius, antara lain:
Ø  Batu empedu: terjadi pada 1-2 dari 10 orang yang kehilangan berat badan dalam jumlah banyak dalam beberapa bulan.
Ø  Ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh.
Ø  Dehidrasi.


Bagaimana mengatur pola diet yang sehat?


Temukan jawabannya hanya di Klub Nyai Tante.

Selasa, 17 Oktober 2017

Info Kesehatan - 5 Alasan Penting Mengonsumsi Vitamin C

Sudikah kita untuk Tau?

5 Alasan Penting Mengonsumsi Vitamin C

Vitamin C sejak dulu dikenal memiliki banyak kegunaan bagi tubuh, termasuk menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan kulit. Vitamin C diketahui aman untuk dikonsumsi dan mudah didapatkan. Baik dari asupan makanan dan juga terdapat pada suplemen, sebagai asupan nutrisi pelengkap yang bermanfaat.

Vitamin C atau yang kerap disebut asam askorbat merupakan jenis nutrisi yang larut dalam air dan tidak  diproduksi oleh tubuh. Sumber vitamin C bisa Anda temukan pada buah-buahan dan sayuran segar, atau jika perlu dari suplemen vitamin C. Vitamin C diperlukan untuk perkembangan serta menjaga fungsi kerja organ tubuh. Vitamin C juga memainkan peran penting dalam menjaga fungsi kekebalan tubuh.

Alasan Penting Mengonsumsi Vitamin C
Vitamin C memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh dan kecantikan kulit, antara lain:

ü  Meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu proses pemulihan. Berbagai keluhan seperti batuk dan pilek ternyata dapat dicegah dengan mencukupi kebutuhan vitamin C dalam tubuh, terutama saat kelelahan atau ketika akan melakukan aktivitas berat.

ü  Sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Sehingga menghambat risiko penuaan dini, perjalanan penyakit kanker, dan penyakit jantung.

ü  Vitamin C membantu tubuh dalam memproduksi kolagen, yakni protein yang dibutuhkan untuk membantu proses penyembuhan luka, mencegah keriput, memperlambat proses penuaan, juga mampu menjaga keremajaan dan mencerahkan kulit.

ü  Vitamin C meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan dan membantu sistem kekebalan tubuh bekerja dengan baik untuk melindungi tubuh dari penyakit.

ü  Beberapa hasil penelitian meyakini bahwa vitamin C dapat membantu merawat kesehatan tulang rawan, tulang, dan gigi. Dan juga menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, sehingga bisa mencegah serangan jantung dan stroke. Vitamin C juga dipercaya dapat mencegah katarak dan penyakit empedu.

Mengonsumsi Vitamin C dengan Tepat
Vitamin C bisa diperoleh dengan mengonsumsi berbagai jenis makanan seperti buah dan sayur. Sumber vitamin C alami selain jeruk antara lain buah kiwi, mangga, pepaya, nanas, serta sayuran seperti brokoli, paprika, dan tomat. Untuk melengkapinya, Anda bisa mengonsumsi suplemen vitamin C, dengan dosis yang tepat sesuai anjuran dokter atau sesuai aturan pakai yang tertera pada kemasan produk. Dosis suplemen vitamin C yang direkomendasikan adalah 75 hingga 90 mg . Saat mengalami infeksi maupun pasca pembedahan, kebutuhan vitamin C akan meningkat, maka konsumsi vitamin C akan membantu proses penyembuhannya.

Mengonsumsi vitamin C dosis 500 mg per hari dinilai aman, dan cukup untuk menjaga kesehatan.

Vitamin C dengan Sistem Pelepasan Berkala
Ketika hendak mengonsumsi vitamin dalam bentuk suplemen, terdapat pilihan suplemen vitamin C yang memiliki sistem pelepasan berkala (time release). Dengan sistem ini, kandungan vitamin akan diserap oleh sel-sel tubuh secara berkala melalui aliran darah. Melalui sistem time release tersebut, pencukupan sel-sel tubuh akan vitamin C dapat berlangsung sepanjang hari, hingga sekitar 12 jam. Time release ini merupakan sistem yang membantu penyerapan vitamin C yang lebih aman bagi lambung Anda, serta dapat mengurangi efek samping yang mungkin ditimbulkan seperti sakit perut dan kembung. Dengan pelepasan vitamin C yang terjadi secara perlahan, sistem time release ini juga membantu meringankan kerja ginjal, sehingga lebih aman untuk ginjal.

Untuk menjaga agar kondisi lambung tetap sehat, Anda perlu rutin menjalani pola hidup yang sehat, mengatur pola makan, serta menghindari stres dan mencukupi istirahat. Saat mengonsumsi vitamin C sesuaikan dengan dosis anjuran dokter. Disarankan mengonsumsi setelah makan untuk meminimalisir risiko gangguan pada lambung akibat mengonsumsi vitamin C. Memilih vitamin C dengan sistem pelepasan berkala, dapat menjadi salah satu cara untuk membantu mengurangi keluhan ini. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter terkait konsumsi vitamin C yang aman dan sesuai dengan kondisi Anda, terutama bila Anda memiliki riwayat penyakit, atau sedang hamil maupun menyusui.


Bagaimana menjaga tubuh tetap fit setiap hari?


Temukan jawabannya hanya di Klub Nyai Tante.

Senin, 16 Oktober 2017

Info Kesehatan - Jangan Lupakan 3 Nutrisi Ini Ketika Diet

Sudikah kita untuk Tau?

Jangan Lupakan 3 Nutrisi Ini Ketika Diet

Diet memang tidak dilarang tapi pastikan agar tubuh tetap mendapatkan asupan vitamin, mineral, dan nutrisi penting lainnya.

Untuk menurunkan atau menjaga berat badan, selain olahraga, apa yang kita makan atau tidak memiliki peran yang sangat penting. Karena, diet penurun berat badan yang baik adalah diet yang yang tidak hanya baik untuk lingkar perut atau pinggang kita, melainkan juga untuk bagian tubuh kita lainnya.

Selain itu, diet yang baik juga harus menawarkan banyak pilihan yang sehat dan tidak memerlukan daftar suplemen atau bahan makanan tambahan yang mahal dan beraneka. Dan walaupun kita sedang diet mati-matian, usahakan agar berbagai nutrisi ini tetap masuk ke dalam tubuh kita.

Kalsium
Semua orang wajib mengonsumsi kalsium. Mineral yang satu ini membantu dalam membangun tulang dan gigi yang kuat, memastikan pembekuan darah berjalan dengan normal, dan mengatur kontraksi otot (termasuk detak jantung).

Sayangnya, ketika kita sedang diet, tubuh berisiko tidak mendapatkan asupan kalsium yang cukup. Padahal, salah satu penelitian menunjukkan produk kaya kalsium, namun rendah lemak dapat membantu mengurangi lemak tubuh, meskipun masih belum dinilai efektif mengurangi berat badan. Ada juga studi lain yang menunjukkan bahwa kalsium dapat mencegah kelebihan berat badan dan obesitas..

Makanan apa saja yang mengandung kalsium? Selain susu dan keju, kita bisa mendapatkan kalsium dari yogurt, sayuran berdaun hijau seperti brokoli, tahu, kacang kedelai, dan ikan sarden.

Serat
Makan lebih banyak serat diklaim mampu menurunkan berat badan secara sehat. Hingga sekarang dipercaya bahwa mereka yang mengonsumsi lebih banyak serat cenderung memiliki berat badan yang sehat. Bahkan diyakini bahwa makan lebih banyak serat (tanpa mengubah komponen makanan lainnya), mampu menurunkan berat badan hampir sebanyak yang dihasilkan oleh diet rendah lemak ramah jantung. Diet inilah yang direkomendasikan oleh American Heart Association.

Tahukah kamu, jika makanan tinggi serat cenderung lebih mengenyangkan daripada makanan rendah serat? Dengan begini, kamu akan merasa kenyang lebih lama dan cenderung makan lebih sedikit. Selain itu, makanan tinggi serat cenderung rendah kalori. Artinya, kamu tidak perlu takut bakal menjadi gemuk.
Nah, kalau ingin langsing dengan makan serat, dekat-dekat dengan jagung, kacang merah, alpukat, kacang edamame, nasi merah, gandum utuh, buah pir, oatmeal, apel, dan brokoli.

Protein
Makanan tinggi protein ternyata dapat membantu mengendalikan berat badan kita. Menurut studi di Harvard, makan satu porsi penganan kaya protein seperti kacang polong, buncis, atau lentil bisa membuat kita kenyang. Berat badan pun bisa lebih mudah dikendalikan.

Tapi, cermat memilih makanan yang mengandung protein. Jangan terlalu banyak atau sering makan daging merah atau daging olahan, karena walaupun makanan itu juga mengandung protein, berat badan kita justru bisa bertambah. Lebih dianjurkan agar kita mengonsumsi protein dari kacang-kacangan, biji-bijian, telur, susu rendah lemak, kedelai, polong-polongan, makanan
laut, dan daging tanpa lemak.

Menurunkan berat badan boleh-boleh saja, tapi jangan pernah melupakan kebutuhan tubuh akan nutrisi yang sehat dan seimbang. Apalagi beberapa nutrisi seperti di atas ternyata dipercaya dapat membantu diet Anda, Lho!.


Bagaimana mengatur pola hidup sehat untuk diet?


Temukan jawabannya hanya di Klub Nyai Tante.

Minggu, 15 Oktober 2017

Info Kesehatan - 6 Makanan Penghancur Lemak

Sudikah kita untuk Tau?

6 Makanan Penghancur Lemak

Sudahkah Anda mempunyai tubuh yang ideal? Bila sudah, bersyukurlah Anda. Karena banyak di antara Anda mempunyai masalah dengan tubuhnya, apakah tubuh yang kurus atau justru tubuh yang terlalu gemuk. Masalah yang sering timbul pada banyak orang adalah berat badan.

Tidak hanya olahraga saja yang bisa membakar lemak. Beberapa makanan tertentu, juga disebut-sebut efektif membantu penghancuran lemak dan membuat tubuh lebih ramping.

Sejumlah penelitian telah mengungkap enam makanan yang efektif membakar lemak. Tapi para peneliti menekankan, hasilnya tidak serta merta langsung terlihat dalam waktu singkat. Perlu kesabaran dan ketelatenan untuk dapatkan hasil yang diinginkan.


Apa saja makanan yang direkomendasikan sebagai penghancur lemak?

Pir
Buah pir sangat rendah kalori dan kaya akan serat. Selain itu, buah ini juga mengandung catechin dan flavonoid, dua antioksidan yang mampu menghancurkan lemak hewani (yang biasanya menumpuk di area perut). Konsumsilah buah pir setiap hari, dengan cara yang Anda sukai; dijus atau dimakan mentah. Anda bisa memakannya sebelum sarapan, makan siang atau makan malam.

Popcorn
Berondong jagung, atau populer disebut popcorn ternyata tidak hanya menjadi camilan favorit saat nonton di bioskop. Popcorn yang tidak ditambahkan pemanis atau garam juga bisa Anda jadikan makanan untuk diet. Jagung termasuk dalam kelompok biji-bijian utuh seperti gandum utuh, buckwheat atau beras merah yang mengandung karbohidrat kompleks yang perlu waktu lama dicerna tubuh sehingga perut terasa kenyang lebih lama. Gantilah keripik kentang, cookies atau kraker dengan popcorn sebagai camilan Anda. Tapi ingat, jangan tambahkan garam, gula atau mentega.

Kentang dingin
Jika ingin mengganti nasi sebagai karbohidrat dengan kentang rebus, sebaiknya jangan dimakan saat panas atau baru matang. Kenapa? Karena kentang dingin mengandung glymecic index lebih rendah dibandingkan kentang panas. Glycemic Index (GI) adalah ukuran dari dampak karbohidrat pada tingkat gula darah. Dengan rendahnya GI dalam sebuah karbohidrat, maka makanan tersebut akan lebih lama diproses oleh tubuh sehingga kadar glukosa dalam darah dapat dipertahankan dalam batas normal. Sebaliknya, makanan dengan GI yang tinggi akan membuat glukosa dalam darah meningkat tajam dan turun dengan tajam pula. Singkatnya, makanan dengan GI rendah akan membuat perut merasa kenyang lebih lama. Hal ini tentunya sangat baik untuk menghindari makan berlebihan.Makanlah kentang dingin bersama sayuran segar atau yang direbus setengah matang, misalnya brokoli, wortel, tomat, selada, paprika dan ketimun. Untuk sumber protein, bisa menambahkan tofu, ikan salmon atau daging dada ayam tanpa kulit.

Kacang biji-bijian
Meskipun sering dituding penyebab kegemukan, lemak sebenarnya merupakan salah satu nutrisi penting bagi tubuh. Hanya saja, Anda perlu cermat memilih jenis lemak dan mengonsumsinya dalam kadar normal. Lemak yang sehat, biasanya terdapat pada kacang-kacangan dan biji-bijian. Kandungan asam lemak tak jenuhnya mencegah obesitas, penumpukan lemak jahat serta penambahan berat badan berlebihan. Konsumsilah makanan ini sebagai camilan pengganti permen atau cookies. Tapi bagi yang punya alergi kacang atau susu, konsumsinya sebaiknya dihindari.

Teh
Sejak dulu, teh dikenal sebagai minuman kesehatan yang efektif merampingkan tubuh. Menurut sejumlah penelitian, sel lemak menyerap 70% lebih sedikit asupan lemak berkat konsumsi teh putih. Singkatnya, teh bisa menghancurkan lemak yang tersimpan dalam sel-sel lemak. Mengonsumsi 1 cangkir teh hijau/ putih 5 kali sehari, bisa bantu membuat tubuh Anda lebih ramping.

Cuka apel
Masih banyak kontroversi seputar pemakaian cuka apel untuk melangsingkan tubuh. Dalam cuka apel, terkandung acetic acid yang bisa menstimulasi pembakaran lemak dan mencegah akumulasi lemak dalam tubuh. Tapi rasanya yang sangat asam berbahaya bagi lambung, terutama penderita maag. Sebenarnya, cuka apel cukup aman, hanya saja dengan pemakaian yang benar. Cuka apel bukan untuk diminum, melainkan digunakan sebagai salad dressing, tambahan penyedap dalam masakan atau campuran jus serta minuman lain. Singkatnya, konsumsilah dengan bijak dan tidak berlebihan.


Berpakah kadar lemak dalam tubuh anda?


Temukan jawabannya hanya di Klub Nyai Tante.

Info Kesehatan - 4 Menu Sahur Sehat dan Lezat Bagi Anda yang Memiliki Tekanan Darah Tinggi

Sudikah kita untuk Tau? 4 Menu Sahur Sehat dan Lezat Bagi Anda yang Memiliki Tekanan Darah Tinggi Memiliki tekanan darah tinggi at...